Kehidupan Rumahku…

AKU PASTI BISA

Posted in Uncategorized by putrisiazahra on March 2, 2015

Sepertinya rumah tidak akan pernah rapi jika kedua anakku sedang berada di rumah. Ada-ada saja kegiatan yang mereka lakukan hingga membuatku geleng kepala. Mengeluarkan semua isi lemari pakaian, lemari buku. lemari dapur, bok mainan,  bahkan bawang merah dan bawang putih pun ikut bermain bersama keduanya. Tidak akan pernah ada habisnya.

Alhasil, rumah kecilku ini tidak ada rapinya. Semua barang tercecer dimana-mana. Baju, buku, piring, wajan, tergeletak begitu saja. Ya, tergeletak dimana-mana.

laa taghdhob

Apalagi jika ditambah dengan kedatangan tamu yang tiba-tiba, rumah yang masih berantakan dengan barang yang tercecer dimana-mana  akan membuat suasana tidak nyaman. Sangat tidak nyaman.

Kondisi ini yang biasanya membuat emosiku naik ke ubun-ubun, berteriak, dan marah-marah. Marah-marah pada dua batita yang bahkan belum mengerti apa itu perbedaan antara salah dan benar. Marah-marah pada dua sosok mungil yang masih suci. Marah-marah yang sungguh tidak ada artinya.

Berfungsikah marah-ku ini?

(more…)

Advertisements

Penegakkan Qishas Bagi Orang-Orang yang dzalim

Posted in ilmu syar'i, Nasehat by putrisiazahra on January 7, 2015

termasuk keadilan Allah adalah menegakkan qishas di hari kiamat. tidak ada makhluk yang didazalimi di dunia kecuali akan Allah kembalikan haknya walaupun diantara hewan.

rasulullah bersabda ” sungguh, akan diberikan hak2 pada pemiliknya di hari kiamat sampai akan di qishas seekor kambing yang bertanduk karena kedhaliman yang ia lakukan terhadap kamibing yang tidak bertanduk.

akan didatangkan orang yang dzalim dan yang didzalimi. kedzaliman yang sekecil apapun ttp akan ditegakkan keadilannya . kedzaliman ttg kehormatan,umpatan,ghibah, tuduhan palsu atau kedzaliman fisik, pemukulan, pembunuhan,dll. penegakkannya akan dilakukan dgn hasanah dan sayyi’ah.


(more…)

Pendidikan Berkarakter itu…

Posted in pendidikan anak islam by putrisiazahra on January 7, 2015

Di tengah gembar-gembor ‘pendidikan berbasis karakter’, rupanya sudah banyak orang bahkan instansi pendidikan yang latah dengan istilah tersebut. Saat ini kita bisa dengan mudah mendapati sekolah dan pondok pesantren yang menyematkan kata ‘pendidikan berbasis karakter’ untuk menarik minat calon murid. Ada pula istilah manajemen sekolah berbasis karakter, kemudian diklat pendidik berkarakter, bangsa berkarakter, pemimpin berkarakter, dan masih banyak lagi ‘karakter-karakter’ lain yang jika digunakan seolah mampu menaikkan mutu dari penggunanya. Tren pendidikan berbasis karakter ini terlahir dari kebutuhan para orangtua yang tengah mencari metode terbaik dalam mendidik anaknya dengan harapan tidak sekedar pintar tapi juga mempunyai karakter.


Mendapatkan karunia berupa seorang anak bagaikan mendapat ‘proyek’ luar biasa. Bisa disebut ‘proyek’ karena memiliki anak adalah suatu pekerjaan yang harus digarap dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Kalau proyek lain datangnya dari atasan atau bos, maka proyek mendidik anak ini datang dari Sang pencipta makhluk dan alam semesta. Seperti halnya sebuah proyek yang tergantung pada pelaksananya, maka sama halnya dengan seorang anak yang bisa menjadi Nasrani atau Majusi dengan sebab orangtuanya yang tidak beriman. Kita tentu tidak bisa berpangku tangan dengan mengatasnamakan takdir, ‘toh kalau anak kita ditakdirkan menjadi anak sholeh pasti dia akan tumbuh menjadi anak sholeh’. Pernyataan seperti itu tentu salah besar dan hanya keluar dari lisan orangtua yang frustasi dan putus asa. Manusia diberi kesempatan oleh Allah untuk berusaha, maka kita tidak boleh menyia-nyiakannya.
(more…)

Catatan Ummu Yazîd Fä: Jumpa Buah Ketika Rihlah (Buah-buahan yang ana temui di Saudi)

Posted in bermutu by putrisiazahra on August 2, 2010

Bismillah

Alhamdulilläh…Bulan Shafar kemarin saya diberi kesempatan sedikit putar – putar Saudi. Yahh meskipun belum jelajah ke seluruh kota, tapi terhitung udah lumayaaan banget. Sebenarnya 7-an utamanya ya umrah, cuma kan bertepatan juga sama liburan anak sekolah di musim semi. Makanya, sukses lah saya diajak main keliling. Rute kota – kota yang sempat saya singgahi adalah Makkah –> Yanbu’ (obyek wisata pantai yang ujungnya akan ketemu di Laut Merah) –> Madinah –> Makkah –> dan yang terakhir yaitu Thäif (umrahnya 2x, jadi balik lagi ke Makkah).

Nah, kita akan sampai ke inti cerita niih….simak baik2 ya…
Waktu saya lagi dalam d’ Tour ke Thäif, di pinggir jalan banyaaak berjajar penjual buah. Di antara buah unik I’ve never seen b4 adalah:

1. TIEN

Ngomong2 tentang tien, pasti pembaca udah pernah denger kan??(AsumC saya, para pembaca minimal udah pernah baca surat At-Tien lahh).

DefiniC buah:
• Kulitnya agak berambut halus gimanaa gitu, hmm kaya apa yah? Kayanya pernah liat juga tekstur kulit buah yang rada mirip tien, cuma saya lupa aja apa namanya. Warnanya kalo udah matang, merah kecoklatan kaya kulit buah gowok (tau kan buah gowok yang kaya apa?)
• Daging buahnya gak tebel2 amat, dan rasanya manis blasteran kecut.
• Bijinya shugayyirah marrraahh (keciil banget) >> kaya serbuk sari bunga sepatu yang warnanya kuning, halus, dan bisa langsung dimakan.
(more…)

Tagged with: