Kehidupan Rumahku…

Puisi dari Kitab Ibnul Qayyim

Posted in Nasehat by putrisiazahra on April 15, 2010


Tidak ada di dunia ini yang lebih sengsara daripada seorang pencinta…
Meskipun ia merasakan manisnya cinta…
Kamu lihat dia menangis di setiap waktu…
Karena takut berpisah atau karena rindu…

Ia menangis karena rindu akan jauhnya sang kekasih…
Namun, bila kekasihnya dekat…
Ia menangis karena takut berpisah…

Matanya selalu menghangat ketika terjadi perpisahan…
Matanya pun berkaca-kaca ketika pertemuan itu tiba…
Pelakunya memang merasakan kenikmatan…
Namun, sebenarnya…
Kasmaran itu merupakan siksa yang paling besar di hati…
[ lihat dalam: كتاب الجواب الكافي لمن سأل عن الدواء الشافي , karya محمد بن أبي بكر أيوب الزرعي أبو عبد الله (masyhur dengan nama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah), hal. 151 ]

Advertisements
Tagged with: ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ummu Azmi said, on April 23, 2010 at 5:53 am

    Assalamu’alaikum, udah lama nggak berkunjung ke sini.
    Pa kabar ukhti?
    Duh, anak muda sukanya sama yg bau2 cinta aja ya? eh, sama ding orang tua juga.
    Bedanya kl orang tua, udah bertemu cintanya, kl anak muda masih nyari-nyari dan nyoba-nyoba memiliki cinta yang belum waktunya untuk memiliki. Ini yang suka bikin penasaran…^^
    Semoga Allah senantiasa menjaga anti dari cinta yang “terlarang untuk sementara waktu”. Amiin.
    Cepet lulus yah, dan…………cepet nikah…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: