Kehidupan Rumahku…

RANCANGAN PERINTAH ROBOT PEMBERSIH KARPET dengan MENGGUNAKAN NATURAL LANGUAGE PROCESSING

Posted in Artificial Intellegence, NLP by putrisiazahra on November 26, 2009

Definisi Natural Language Processing
Natural Language Processing (NLP) merupakan salah satu bidang ilmu dari Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) yang mempelajari komunikasi antara manusia dengan komputer melalui bahasa alami (bahasa sehari-hari yang digunakan oleh manusia).
NLP tidak bertujuan untuk mentransformasikan bahasa yang diterima dalam bentuk suara ke dalam bentuk digital dan/atau sebaliknya, melainkan bertujuan untuk memahami arti dari ucapan yang diberikan dalam bahasa alami dan memberikan respon uang sesuai misalnya dengan melakukan suatu aksi tertentu atau menampilkan data tertentu.
Dengan pengertian diatas kami akan mencoba untuk merancang Robot Pembersih Karpet dengan menggunakan NLP dengan inputnya adalah bahasa alami manusia seperti “Robot, cuci karpet” maka output yang dihendaki adalah robot pembersih karpet itu segera mencuci karpet yang telah disediakan.

1.Grammar (Struktur bahasa yang digunakan)
Grammar adalah aturan-aturan pembentukan suatu kalimat dalam sebuah bahasa (tata bahasa). Dengan adanya grammar ini parsing yang dilakukan sangat cepat dengan hanya melakukan proses searching. Parser akan mencari aturan-aturan yang tepat untuk membentuk struktur suatu kalimat.
Grammar yang kami gunakan adalah sebagai berikut :
Kalimat (K) → Frase Kata Benda (FB) + Frase Kata Kerja (FK)
Frase Kata Benda (FB) → Artikula (A) + Kata Benda (KB)
Frase Kata Kerja (FK) → Kata Kerja (KK) + Frase Kata Benda (FB)
Artikula → si dan sang
Kata Benda → Robot
Kata Kerja → Bersihkan, Cucikan, Jemurkan
2.Struktur Data untuk menyimpan rule yang sudah ditentukan
Struktur data :
1.(K,FB,FK)
2.(FB,A,KB)
3.(FK,KK,FB)
4.(FK,KK)
5.(A,[ ])
3.Algoritma dalam membuat Parser NLP
Algoritma yang kami gunakan dalam membuat parser NLP adalah algoritma Top-down Parsing. Algoritma ini bekerja dengan cara menguraikan sebuah kalimat mulai dari unsur-unsur pembentuk kalimat yang besar seperti Frase Kata Benda (FB),Frase Kata Kerja (FK),artikula(A),kata Benda(KB), dan Kata Kerja (KK).
Hal ini dilakukan terus-menerus sampai semua komponen yang dihasilkan ialah constituent terkecil dalam kalimat, yaitu kata.
Algoritmanya adalah:
1.Periksa apakah input kalimat (K) dimulai dengan unsur-unsur pembentuk kalimat dalam grammar (FB,FK,KK,KB, dan A)
2.jika ya maka sekarang kalimat tebentuk menjadi dua. Misalkan : kalimat input yang dimasukkan ke sistem adalah
“Hai robot bersihkan karpet itu ”
C K1
C = unsur pertama pembentuk kalimat
K1 = Sisa kalimat setelah C dikeluarkan dari K
4.periksa apakah variabel C merupakan terminal (kata). Jika ya maka proses berhenti sampai di tahap ini. Tapi jika tidak maka akan memeriksa sekumpulan unsur pembentuk kalimat selanjutnya misalnya [FB,FK],[A,KB],dll
5.Ulangi tahap nomer 4 sampai unsur pembentuk kalimat yang didapat = kata (unsur pembentuk kalimat yang terkecil).

Algoritma dengan menggunakan IF yaitu :

1.Apakah kalimat dimulai dengan constituent?
2.Jika ya, maka K = C + K1
C = Constituent
K1= sisanya
3.Apakah C = terminal ?
4.Jika ya, stop
5.Jika tidak, lanjutkan ke parse list
6.Parse list : ulangi langkah 3

Advertisements
Tagged with: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: